PT Alter Teknologi Indonesia merupakan perusahaan induk yang bergerak di bidang teknologi informasi dan mengelola beberapa unit usaha berbasis merek turunan. Hingga saat ini, unit usaha yang aktif dan tersedia untuk publik adalah Volunoid dan DEVanoda. Ada beberapa lain nya yang masih berstatus proyek startup dan sementara ini tidak kami publikasikan profil nya.
Selain mengelola produk dan layanan melalui kedua merek tersebut, kami juga menjalankan model bisnis berbasis kerja sama langsung dengan klien korporat. Oleh karena itu, alur proses bisnis PT Alter Teknologi Indonesia secara umum terbagi ke dalam dua jalur utama, yaitu jalur kerja sama korporat berbasis relasi internal dan jalur bisnis melalui anak usaha/ brand turunan.
Gambaran Umum Jalur Proses Bisnis
Secara konseptual, flowchart business process PT Alter Teknologi Indonesia dimulai dari sumber permintaan layanan. Permintaan tersebut dapat berasal langsung dari klien perusahaan yang memiliki hubungan kerja sama dengan tim internal, maupun dari pelanggan yang melakukan pemesanan melalui platform bisnis Volunoid dan DEVanoda. Meskipun sumber permintaan berbeda, seluruh proses eksekusi teknis tetap terpusat pada perusahaan utama, sehingga kualitas layanan dan kontrol operasional dapat dijaga secara konsisten.
Untuk memudahkan pemahaman, berikut kami sertakan gambar Flowchart atas proses bisnis kami.

Jalur Kerja Sama Korporat Berbasis Relasi Internal
Sumber dan Karakteristik Klien
Jalur pertama berasal dari klien korporat yang diperoleh melalui relasi internal tim PT Alter Teknologi Indonesia. Klien dalam kategori ini umumnya berbentuk perusahaan, bukan individu, yang membutuhkan dukungan teknologi informasi untuk pengembangan dan akselerasi bisnis mereka. Bentuk kerja sama ini bersifat khusus dan menyesuaikan dengan kebutuhan strategis masing-masing klien.
Proses Identifikasi dan Permintaan Kebutuhan
Dalam flowchart proses bisnis jalur ini, terdapat dua kemungkinan awal. Pertama, klien secara langsung menyampaikan kebutuhan spesifik kepada perusahaan, misalnya permintaan pembuatan aplikasi, pengembangan platform perangkat lunak, pengelolaan server, atau konfigurasi teknologi berbasis kecerdasan buatan. Kedua, kami melakukan identifikasi kebutuhan klien melalui analisis awal terhadap kondisi dan tujuan bisnis klien tersebut. Hasil identifikasi ini kemudian dituangkan dalam bentuk proposal solusi teknologi informasi.
Tahap Persetujuan dan Eksekusi
Apabila proposal yang diajukan mendapatkan persetujuan dari klien, proses bisnis berlanjut ke tahap eksekusi. Pada tahap ini, kami bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan teknis, pengembangan, implementasi, hingga penyelesaian solusi yang disepakati. Seluruh aktivitas ini dilakukan oleh tim internal perusahaan utama guna memastikan kesesuaian hasil dengan kebutuhan klien.
Pola Pendapatan dari Jalur Korporat
Keuntungan yang diperoleh dari jalur kerja sama korporat berasal dari kesepakatan bisnis antara perusahaan dan klien. Pola pendapatan dapat berupa pembayaran langsung berdasarkan nilai proyek maupun skema pembagian hasil dalam jumlah dan periode waktu tertentu, sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati bersama.
Jalur Bisnis Melalui Brand Turunan Volunoid dan DEVanoda
Peran Perusahaan Induk dan Brand Turunan
Jalur kedua dalam flowchart business process PT Alter Teknologi Indonesia adalah melalui pengelolaan brand turunan, yaitu Volunoid dan DEVanoda. Dalam model ini, kami berperan sebagai perusahaan sentral yang menyediakan seluruh sumber daya utama, termasuk sumber daya manusia, infrastruktur, dan dukungan operasional. Sementara itu, pengelolaan manajemen bisnis sehari-hari dilakukan oleh masing-masing anak usaha sesuai dengan segmentasi pasarnya.
Contoh Proses Bisnis pada DEVanoda
Sebagai ilustrasi, DEVanoda berfokus pada penyediaan layanan teknologi informasi bagi usaha kecil dan menengah. Salah satu layanan yang ditawarkan adalah pembuatan website yang dapat dipesan oleh publik. Dalam alur proses bisnisnya, klien melakukan pemesanan layanan melalui website DEVanoda, kemudian permintaan tersebut diteruskan kepada PT Alter Teknologi Indonesia untuk dieksekusi secara teknis.
Alur Eksekusi dan Pengelolaan Pendapatan
Meskipun interaksi awal dilakukan melalui anak usaha, seluruh proses pengerjaan tetap dilaksanakan oleh tim perusahaan induk. Pendapatan yang diperoleh dari transaksi pada brand turunan dicatat sebagai kas, kemudian digunakan untuk menutup biaya operasional. Selisih pendapatan setelah pengurangan biaya tersebut selanjutnya dialokasikan dan disalurkan ke perusahaan induk sebagai bagian dari pendapatan PT Alter Teknologi Indonesia.
Ringkasan Alur Flowchart Business Process
Secara keseluruhan, flowchart business process PT Alter Teknologi Indonesia menunjukkan adanya sentralisasi eksekusi teknis pada perusahaan induk dengan diversifikasi jalur pemasaran dan akuisisi klien. Jalur kerja sama korporat menekankan pendekatan relasional dan solusi kustom, sedangkan jalur brand turunan berfokus pada layanan yang terstruktur dan dapat diakses oleh segmen pasar yang lebih luas. Struktur ini memungkinkan perusahaan untuk menjaga fleksibilitas bisnis sekaligus efisiensi operasional dalam menjalankan berbagai model usaha di bidang teknologi informasi.
